" />
Himpro Ornithologi dan Unggas FKH IPB

Semarak KAKNAS 2016

Semarak KAKNAS 2016

Semarak KAKNAS 2016

lalalalalal

 

Ayam Ketawa adalah ayam buras asli Indonesia, tepatnya dari Sulawesi Selatan. Unggas ini memiliki keunikan dan kemerduan dari alunan dan ketukan pada kokoknya. Himpunan Profesi Ornithologi dan Unggas Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor (FKH IPB) menyelenggarakan Kontes Ayam Ketawa Nasional (KAKNAS) pada 18 September 2016 di Lapangan Pascasarjana IPB Baranangsiang, Bogor. KAKNAS diadakan di tempat dan waktu yang sama dengan Festival Ayam Pelung Nasional (FAPN) dari Fakultas Peternakan (Fapet) IPB.
KAKNAS 2016 merupakan rangkaian acara tahunan dari Himpunan Profesi Ornithologi dan Unggas FKH IPB. KAKNAS merupakan bagian dari acara Animal Day FKH IPB. Tujuannya sebagai media edukasi, bentuk aksi pelestarian plasma nutfah asli Indoneia, dan wadah bersilaturahmi bagi pecinta Ayam Ketawa. Kegiatan ini telah memasuki tahun kelima sebagai ajang perlombaan dalam keindahan kokok Ayam Ketawa.
Ada tujuh kategori lomba, yaitu slow, dangdut, kerajinan bunyi, remaja, disko atau gretek, betina, dan grand champion. Penyeleksian peserta berdasarkan jenis suara dengan dua kali babak penyisihan sebelum memasuki babak final untuk pemenang sepuluh besar. Kompetisi ini memperebutkan piala Rektor IPB, Walikota Bogor, dan Menteri Pertanian Republik Indonesia. Peserta juga mendapatkan sertifikat.
Pendaftaran kontes dibuka sampai hari-H acara mulai pukul enam pagi. Acara diawali dengan pembacaan tilawah oleh Edwin Kordinata pada pukul 09.15 WIB. Selanjutnya sambutan Drs. Hanafi, M.Si (Perwakilan Walikota Bogor), Ir. Azrin syamsuddin (Kepala Dinas Pertanian Kota Bogor), Dr. Ir. Agus Oman Sudrajat, M.Sc (Ketua LPPM), Drh. Supratikno, M.si PAVet (perwakilan dekan FKH IPB), Dr. Ir. Mohammad Yamin, M.Agr.Sc (perwakilan dekan Fapet), dan Imam S. Sjadzali (Project Officer KAKNAS) dan Ahmad Gitaraka (Project Officer FAPN). Tarian sekapur sirih turut memeriahkan KAKNAS 2016. Pembukaan diakhiri dengan pemotongan pita oleh Drs. Hafani, M.si selaku asisten pemerintahan Kota Bogor yang menandakan bahwa acara resmi dibuka.
Babak penyisihan setiap kategori pun dimulai pada pukul sepuluh pagi dengan 4 sesi. Ada 143 peserta secara keseluruhan. Kategori grand champion sebanyak tujuh ekor. Kategori dangdut sebanyak 22 ekor. Kategori slow sebanyak 31 ekor. Kategori remaja sebagai kategori dengan peserta terbanyak memiliki 48 ekor. Kategori betina sebanyak lima ekor. Kategori kerajinan bunyi sebanyak 16 ekor. Kategori disco atu gretek sebanyak empat belas ekor.
Tepatnya pukul delapan malam, lomba pun selesai dan dilanjutkan dengan pengumuman pemenang. Juara favorit dimenangkan oleh P3AKSI (Persatuan Penggemar dan Pelestari Ayam Ketawa Seluruh Indonesia) Cirebon. Juara grand champion adalah ayam Rafli dengan pemilik Miming.
Kategori dangdut diraih oleh ayam Reza Melody dengan pemilik Okke (juara pertama), ayam Kuku Bima dengan pemilik H. Dani (juara kedua), ayam Blorok dengan pemilik H. Suparjo (juara ketiga), ayam Kijang LGX dengan pemilik Wandi (juara keempat), dan ayam Blorok dengan pemilik H. Suparjo (juara kelima). Kategori slow diraih oleh ayam Jenderal dengan pemilik Wandi (juara pertama), ayam Gladiator dengan pemilik Rudi (juara kedua), ayam Lumbu dengan pemilik Eko (juara ketiga), ayam Jaguar dengan pemilik Tomi (juara keempat), dan ayam CRV dengan pemilik Okke (juara kelima). Kategori remaja diraih oleh ayam Rafli dengan pemilik Miming (juara pertama), Ayam Rafli dengan pemilik Miming (juara kedua), ayam Arloji dengan pemilik Okke Bogor (juara ketiga), ayam Tanah Abang dengan pemilik Jay (juara keempat), dan ayam Domino dengan pemilik Ipung (juara kelima).
Kategori betina diraih oleh ayam Gotik dengan pemilik Rudi. Kategori kerajinan bunyi diraih oleh ayam Joni dengan pemilik Sugianto (juara pertama), ayam Bakti dengan pemilik Sunarso (juara kedua), dan ayam Upin dengan Nurrohmat (juara ketiga). Kategori disko atau gretek diraih oleh ayam Rembo dengan pemilik Budi Raditya (juara pertama), ayam Den Bagus dengan pemilik Gustap (juara kedua), dan ayam Gaban dengan pemilik Yogie (juara ketiga).

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *